FIREWALL
Firewall: Pengertian, Fungsi, 8 Jenis, dan Cara Kerjanya
Apa itu firewall?
Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang mampu melindungi dari serangan virus, malware, spam, dan serangan lainnya. Dengan kata lain, firewall adalah kombinasi antara software (perangkat lunak) dan hardware (perangkat keras) yang menjadi pertahanan pertama dalam mengamankan jaringan antara internal yang aman dan tidak.
Jika kamu menggunakan firewall, data pada komputer atau server web yang terhubung tidak dapat diakses oleh pihak manapun di internet. Hal itu, karena firewall akan memblokir secara otomatis apabila seseorang ingin mencoba mengakses data pribadi kamu. Sayangnya masih banyak pengguna yang belum waspada dengan sistem firewall, sehingga mengabaikan sistem keamanan.
Fungsi dan pentingya terdapat firewall
- Berperan untuk mengamankan jaringan
Fungsi firewall adalah untuk melindungi jaringan komputer saat menggunakan internet. Termasuk juga mengontrol pergerakan data saat sedang mengakses jaringan privat. Keluar masuknya jaringan akan melewati firewall dimana akan dilakukan pemeriksaan, seperti menyaring, membatasi, atau menolak.
- Melakukan pencegahan bocornya data pribadi
Firewall bukan hanya berfungsi untuk merekam aktivitas pengguna saja. Lebih pentingnya, fungsi firewall adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran informasi yang berharga, seperti data pribadi atau dokumen perusahaan. Sistem keamanan tersebut juga mampu mencegah user untuk mengirimkan data yang bersifat penting atau rahasia ke pihak lain.
- Memblokir konten
Fungsi lain dari firewall adalah untuk memblokir konten internet yang tidak kamu inginkan, misalnya website. Kamu juga bisa mengatur alamat URL apa saja yang tidak ingin diakses pada gadget kamu.
- Memberikan layanan VPN
Firewall juga memiliki fasilitas fitur VPN (Virtual Private Network) yang bisa kamu gunakan untuk mengakses situs yang diblokir. Hal itu bisa membantu kamu meningkatkan produktivitas karena kamu bisa mendapatkan lebih banyak sumber.
Jenis-jenis firewall
Firewall adalah sistem keamanan yang memiliki banyak jenis. Kamu bisa memilih firewall yang sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini beberapa jenis firewall yang bisa kamu ketahui.
1. Next generation firewall
Jenis pertama dari firewall adalah next generation firewall yang mana banyak disebut sebagai sistem masa kini. Tiga fitur dari next generation firewall adalah mengecek paket secara detail, mengevaluasi sumber dari paket, dan menentukan penilaian identitas paket. Kamu bisa mendapatkan sistem jenis ini berupa hardware, software, dan cloud.
2. Packet filtering firewall
Jenis firewall ini adalah yang paling tua atau senior daripada lainnya. Cara kerja packet filtering firewall adalah dengan melakukan pengecekan terdapat paket dari sistem terkait. Pengecekan yang dilakukan packet filtering firewall adalah memvalidasi nomor port, IP, tipe, dan kebutuhan lainnya. Nah, jenis ini memiliki kelebihan yaitu ringan dan tidak terlalu berpengaruh pada performa dari sistem itu sendiri.
3. Proxy firewall
Jenis ini sering disebut juga dengan application-level gateway, dimana bekerja untuk memproses penilaian sumber paket juga isinya. Dengan hal tersebut, nantinya kamu akan merasakan perbedaan saat menggunakan proxy firewall.
4. Stateful inspection firewall
Stateful inspection firewall adalah jenis sistem yang memiliki fungsi utama untuk mengecek sumber paket atau packet source serta membuka isinya. Dengan menggunakan jenis ini, otomatis keamanan akan meningkat. Sayangnya, jenis ini dapat mengurangi performa dari gadget kamu
5. Circle level gateway
Circle level gateway merupakan jenis sederhana dari firewall yang dapat bekerja dengan mudah dan cepat dalam hal menolak atau menerima lalu lintas. Prosesnya pun dilakukan tanpa harus menggunakan sumber daya komputasi tertentu. Fungsi dari circle level gateway firewall adalah untuk memverifikasi Transmission Control Protocol (TCP). Proses pembuatan dari TCP sendiri dirancang untuk memastikan bahwa suatu sesi dari paket tersebut sah.
6. Software firewall
Bagi sebagaian orang mungkin salah menanggap software firewall sebagai antivirus yang sama-sama menyediakan keamanan untuk komputer kamu. Firewall adalah sistem yang mampu untuk mengendalikan lalu lintas jaringan yang berperan sebagai penghalang atau filter.
Jenis software firewall meliputi semua jenis firewall yang kamu pasang pada perangkat. Firewall ini berguna untuk membuat keamanan secara mendalam dengan mengisolasi titik akhir jaringan dari dua arah. Nah, perlu kamu ingat bahwa setiap perangkat bisa menggunakan software firewall yang berbeda.
7. Hardware firewall
Selain dalam bentuk perangkat lunak, saat ini terdapat pula hardware firewall. Jenis ini memakai alat dalam bentuk fisik dengan cara yang mirip dengan router. Hardware firewall dinilai lebih unggul dalam memastikan lalu lintas berbahaya dari luar jaringan akan diberhentikan sebelum titik akhir jaringan terpapar ancaman. Kemampuan dari setiap hardware juga berbeda-beda tergantung dari produsennya.
8. Transparent firewalj
Jenis firewall ini disebut juga dengan bridging firewall. Transparent firewall adalah turunan dari statefull firewall yang bisa dibilang bukanlah firewall murni. Namun, secara nyata jenis ini dapat memberikan perlindungan yang cukup baik. Jenis ini cocok digunakan untuk perangkat yang bukan bersifat pribadi.
Cara kerja firewall
Lalu, bagaimana cara kerja firewall untuk melindungi perangkat kamu? Terdapat tiga metode untuk dapat mengontrol arus lalu lintas data, baik yang masuk maupun keluar. Dalam melakukan proteksi jaringan, langkah yang dilakukan firewall adalah memantau lalu lintas. Pantuan tersebut berdasarkan seperangkat aturan keamanan yang telah ditentukan, dimana firewall akan menerima, menolak, atau menjatuhkan suatu lalu lintas yang membahayakan.
Firewall juga akan menganalisis data masuk dan keluar yang sesuai dengan kebijakan default. Sebuah paket data yang janggal akan ditolak untuk masuk atau keluar jaringan komputer atau laptop yang sudah terlindungi. Penyaringan dari firewall akan bekerja untuk memeriksa sumber paket yang masuk, sehingga bisa mengontrol paket apa saja yang diperbolehkan untuk masuk. Sistem akan memblokir jaringan tertentu dan merekam lalu lintas paket data yang mencurigakan
Komentar
Posting Komentar